Therapy

Judul                     : Therapy

Pengarang          : Sebastian Fitzek

Genre                    : Thriller

Penerbit              : Ufuk Press, Jakarta

Tahun                   : 2010

Halaman              : 439

You’ll like if You Like : Dan Brown’s Books

Satu-satunya yang membuat saya akhirnya membeli dan membaca novel ini hanyalah tambahan #international bestseller dan pujian-pujian di covernya.

Lebih baik daripada karya Dan Brown.Sat I, Frühstücksfernsehen.

Lebih baik daripada karya Dan Brown? Waw..walaupun saya hanya membaca sedikit novel Dan Brown dan tidak tahu ‘standar’ karya Dan Brown itu seperti apa, ditambah tidak pernah dengar nama Sebastian Fitzek, awalnya ragu namun bila sampai ada yang memberi komentar demikian, berarti novel ini patut dibaca, ya setelah melewati kebimbangan beli-gak-ya itu tadi..hahaa..bahkan beli novel aja saya plin-plan..akhirnya saya beli juga dan mulai membacanya di perjalanan pulang ke balikpapan kemarin.

Therapy bercerita mengenai kehidupan Viktor Larenz, seorang psikiater dan ahli skizofrenia (gangguan jiwa dengan ciri menghilangnya perasaan afektif atau respon emosional dan menarik diri dari hubungan antarpribadi normal, dan diikuti dengan delusi atau keyakinan yang salah dan halusinasi atau persepsi tanpa ada rangsang pancaindra) pasca anaknya, Josy, menghilang secara misterius saat kunjungannya ke dokter alergi. Setelah peristiwa hilangnya Josy, Viktor mengalami depresi dan memilih untuk hidup sendiri di pulau kecil di Laut Utara yang bernama Parkum.

Hingga pada suatu hari datanglah Anna Glass, seorang novelis penderita skizofrenia dan merasa kalau penyakitnya hanya bisa disembuhkan oleh Viktor. Awalnya Viktor menolak untuk merawat Anna tetapi dia bersikeras dan tetap menceritakan penyakitnya hingga Viktor terpaksa mendengarkan. Penyakit skizofrenia Anna menjadi lebih parah saat karakter dan peristiwa dalam cerita yang dia tulis menjadi hidup.

“Mari kita luruskan masalahnya: wanita di lobi itu menyerupai sebuah karakter dalam ceritamu?”

“Tidak.” Anna menggelengkan kepalanya dengan kuat. “Dia bukannya terlihat seperti Julia, dia memang Julia.”

“Apa yang membuatmu berpikir seperti itu?”

“Karena dia mengulangi kata demi kata pada baris pertama dari cerita saya.”

Namun Viktor berubah pikiran dan mulai tertarik terhadap Anna Glass, saat ia menceritakan karakter yang mirip Josy, yang dalam cerita Anna bernama Charlotte, seorang anak yang sedang sakit, menemuinya, membawa ke rumahnya (yang menurut Viktor itu mirip rumahnya), kabur dari orang-orang yang menyebabkan penyakitnya. Suasana makin rumit saat cerita Anna terhenti tiba-tiba, padahal Viktor menunggu agar dapat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada putrinya.

Sampai pada akhirnya, diketahui bahwa Viktor hanyalah berhalusinasi, lalu dimana Josy dan siapakah Anna Glass sebenarnya? Tidak sampai situ saja, Isabell, istri Viktor yang juga ibu Josy yang ternyata juga terlibat dalam hilangnya Josy.

Novel yang aslinya berbahasa Jerman ini bergenre psychological thriller, ya memang banyak istilah psikologis yang digunakan, tetapi pembawaan dan penjelasan tepat dari Sebastian Fitzek tidak membuat istilah-istilah tersebut menjadi membingungkan, singkat dan tidak bertele-tele yang memperpanjang jalan cerita itu sendiri tapi cukup menjelaskan dan bisa dipahami oleh orang awam seperti saya. Kalau saya bilang novel ini berat tapi ringan, novel thriller yang perlu sedikit berpikir untuk mengerti hubungan antar tokohnya dan istilah psikologis itu sendiri. Tetapi untuk yang tidak suka membaca novel berat juga bisa dicoba karena bahasa yang digunakan mudah untuk dimengerti. Semua ‘anak cerita’ ditulis sesuai porsinya dalam mendukung cerita inti. Dan yang pasti dari alur ceritanya sendiri yang bisa mengikat saya untuk terus membaca untuk tau bagaimana akhir ceritanya. Dimana Josy sebenarnya? Siapa Anna Glass? Penggambaran yang baik untuk Josy, tokoh yang diceritakan hilang dan tidak pernah berdialog sedikitpun tapi bisa tergambarkan lewat dialog tokoh lainnya. Dan lagi-lagi komentar pada covernya benar

Therapy adalah teka-teki yang terbungkus di dalam sebuah misteri. Anda akan tetap terpusat dan menerka hingga akhir cerita. Paul Carson, penulis Betrayal And Ambush

Ya, saya terus menerka sampai akhir cerita, benar-benar akhir. Karena saat satu jawaban terungkap, tetapi halaman masih tersisa banyak maka itu menjadi pertanyaan saya, seolah-olah “ini udah ketahuan tapi kok belum habis-habis ya ceritanya”. Ternyata memang belum, ada jawaban lain di akhir yang menjadi jawaban utama dari hilangnya Josy.

Bagi penggemar novel-novel thriller, pastinya saya sangat merekomendasikan Therapy, tapi bagi penyuka ‘yang ringan-ringan’ tetap bisa dicoba. Karena bila sudah membaca, kamu akan berusaha menyelesaikannya sampai halaman paling akhir. Oiya, tambahan lainnya saya jadi tau beberapa penyakit dan istilah dalam psikologis, cukup menarik. Selamat membaca… (Rani)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s