La Vie En Rose (2007)

Bahagia itu tergantung cara kita memandang kehidupan.

Gue ngga tau siapa itu Edith Piaf sebelum menonton film ini. Bahkan gue ngga ngeh kalo pemeran Edith dalam film ini adalah Marion Cotillard yang memerankan Mal dalam film Incepton. Yang menarik perhatian gue untuk menonton film ini adalah karena gue sangat jarang menonton film berbahasa Perancis , dan mumpung ada film ini di rak dvd tante gue , kenapa engga dicoba?

Film ini menceritakan kehidupan seorang penyanyi yang berasal dari Paris, Perancis ,yang terkenal pada tahun 40-60’an. Pada saat anak-anak, ia ditelantarkan oleh ibunya yang bekerja sebagai penyanyi jalanan , yang bermimpi menjadi seorang artis terkenal. Ayahnya, yang seorang pemain sirkus membawanya kabur unuk kemudian diberikan kepada neneknya yang seorang pemilik sebuah tempat prostitusi. Dikelilingi oleh wanita-wanita penjaja kenikmatan yang mencari uang, Edith malah merasa bahagia karena mereka sangat ramah dan baik kepada dirinya, walaupun pada saat malam hari mereka melakukan perbuatan yang berdosa. Di tempat ini jugalah ia menemukan kuasa Tuhan yang menyembuhkan dirinya dari penyakit kornea.

Pada saat mulai beranjak remaja, Edith kembali dibawa oleh ayahnya untuk bekerja di sebuah sirkus keliling. Suatu hari ,karena terlibat suatu konflik, ayahnya memutuskan keluar dari sirkus tersebut dan melakukan solo. Pada saat tampil di sudut jalan, Edith yang dipaksa ayahnya menampilkan sesuatu, secara tidak sengaja menyadari bahwa bakat yang ia miliki adalah bernyanyi. Sejak saat itu , ia dan sahabatnya Momone, bernyanyi ketika membutuhkan uang untuk makan atau sekedar mabuk-mabukkan. Pada suatu hari, ketika ia bernyanyi di depan gereja , bakat bernyanyinya didengar oleh pemilik sebuah klub untuk golongan atas di Paris. Edithpun bekerja di klub tersebut dan mulai memperoleh ketenaran. Namun belakangan pemilik klub itu dibunuh dan Edith dicurigai sebagai pembunuhnya. Edithpun dibenci oleh orang-orang disekitarnya dan pamornya turun drastis.

Karir Edith kembali naik ketika ia dilatih oleh sebuah pelatih bernyanyi yang mengajarkannya bernyanyi dengan hati. Re-Debutnya di dunia tarik suara di sebuah music hall mengembalikan nama baiknya dan iapun kembali dikenal dan disukai karena suaranya yang memukau. Lama kelamaan karirnya terus menanjak dan dikenal secara internasional. Puncaknya adalah ketika dia melakukan tur di Amerika. Di negeri paman Sam ini lah ia mengalami kejadian-kejadian menakjubkan. Mulai bertemu dengan Marylin Monroe, bertemu seseorang yang dia anggap cinta sejati , sampai berjuang melawan kanker yang dideritanya.

Untuk sebuah film yang menceritakan biografi seseorang, film ini menurut gue menyajikannya dengan baik dan cukup lengkap. Momen-momen penting dari masa kecil sampai Edith meninggal dituturkan dengan runut walaupun alurnya maju mundur. Saat paling giris ketika gue menonton film ini adalah saat-saat ketika Edith menunggu Marcel, orang yang dicintainya dan ternyata Marcel mengalami kecelakaan pesawat dna tentu saja saat-saat terakhi ketika Edith akan menjumpai kematian.

Tragically Tragic

Akting Marion Cotillard yang memerankan Edith patut diacungi jempol. Selain karena wajahnya sangat mirip dengan Edith Piaf yang asli. Pembawaannyapun mungkin sangat cocok dengan karakter Edith yang sebenarnya. Itu alasan mengapa mungkin dia mendapat Best Actrees versi Golden Globe.

Ada satu pesan yang bisa kita ambil dari kehidupan Edith Piaf ini. Yaitu menemukan kebahagiaan dalam hidup. Percuma kalo kita memiliki harta yang melimpah, ketenaran dimana-mana, tapi hidup kita ngga bahagia sama sekali. Penyakit yang terus dibawa dan menyiksa diri, mencintai seseorang tapi cinta itu terlarang, dan juga menyesali masa lalu ketika tahu saat kita hidup sebentar lagi. Sungguh setelah menonton film ini gue ngga mau mengulangi yang dilakukan Edith. Cukup kita bahagia dengan sederhana , dan ngga menyesal di hari tua kelak. Untuk yang merasa hidup itu selalu penuh kekurangan , gue saranin film ini untuk kalian tonton , dimana kalian akan melihat , hidup serba berlebih yang Edith alami ketika ia sudah suksespun ngga akan bisa membuat dia bahagia.

Director : Olivier Dahan

Cast : Marion Cotillard, Sylvie Testud, Emmanuelle Seigner, Jean-Paul Rouve

Also Known As : La Mome

Release : 2007

Rate : 9/10

One thought on “La Vie En Rose (2007)

  1. hidup berlimpah tapi tak bermakna tak ada tujuan hidup… sedih bgt kisah ny… tragedi kehidupan…. walau begitu… lagu nya memang benar2 bagus… hidup ny ketika msh anak2 sebenar ny cukup “indah”….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s