Breaking Dawn

Judul                     : Breaking Dawn (Awal Yang Baru)

Pengarang          : Stephenie Meyer

Genre                    : Fiksi , Remaja , Drama, Romance

Penerbit              : PT Gramedia Pustaka Utama

Tahun                   : 2009

Halaman              : 864

You’ll like if You Like : Other Twilight’s Book

Rate : 7/10

Buku ini adalah buku penutup dari serial Twilight yang totalnya ada empat buku. Dilihat dari tebel bukunya , tentu gue mengaharapkan suatu cerita yang menarik dan kalo bisa lebih menarik dari buku ketiganya , Eclipse yang jadi favorit gue untuk serial Twilight ini. Apalagi kalo inget buku terakhir dari Harry Potter, gue berekspektasi kalau buku terakhir dari sebuah serial haruslah yang terbaik , lalu bagaimana dengan buku ini?

Breaking Dawn menceritakan Bella Swan , seorang manusia biasa yang akhirnya menikah dengan Edward Cullen , seorang vampir yang memiliki kehidupan abadi. Berbeda dengan Bella yang berharap cepat-cepat menjadi vampir, Edward ingin Bella lebih menikmati saat-saat menjadi manusianya. ia ingin agar Bella melewati semua hal yang “normal” bagi manusia untuk dilakukan. Karena Edward tahu setelah menjadi vampir , segalanya akan sangat berubah dan Edward takut Bella akan merindukan momen-momen yang belum ia lewati saat ia masih berwujud manusia. Meninggalkan orang tua dan teman-temannya yang akan meninggal di saat Bella akan hidup abadi , berbulan madu , memiliki seorang anak , adalah hal yang mustahil didapatkan ketika Bella menjadi seorang vampir. Edward tidak ingin Bella melewati itu semua.

Namun ternyata pilihan Edward itu seolah menjadi bumerang untuk dirinya. Bella yang asalanya ingin cepat-cepat dan cenderung terburu-buru ingin menjadi vampir , meralat permintaannya dengan meminta menjadi manusia untuk jangka waktu yang sedikit lebih lama. Pilihan Bella itu ternyata membawanya melewai hal-hal yang membahayakan dan juga menyakitkan bagi hidupnya. Edward bahkan sampai meminta Jacob , seorang werewolf yang juga merupakan sahabat Bella agar Bella mau berubah pikiran dan melakukan hal yang bisa menyelamatkannya. Walaupun sudah tahu pasti jawaban Bella , Edward dan Jacob tetap mencobanya. Namun setelah penderitaan itu berakhir , ternyata Bella mendapatkan sesuatu yang di luar dugaan , sesuatu yang ajaib,cantik dan juga memesona , masalah kedua dimulai lagi ketika Bella harus mempertahankannya.

Bella Swan & Edward Cullen , mungkin sering disebut Romeo Juliet zaman sekarang (tentu dengan melupakan mereka adalah vampir. Di buku ini makin banyak tokoh yang bermunculan dan mayoritas adalah vampir-vampir baru di luar kelompok Cullen dan Volturi. Bahkan saking banyaknya , Stephenie Meyer rela membuat indeks vampir sesuai dengan kelompoknya. Entah karena dari awal sudah dibuat konsep banyak vampir seperti ini atau memang hanya mencari cara agak buku ini bisa selesai dan tidak melewati deadline.

Buku ini sedikit mengecewakan bagi gue, karena ekspektasi yang gue buat ternyata terlalu berlebihan. Pada bagian-bagian terakhirnya , diceritakan bahwa vampir akhirnya memiliki dua kelompok besar, yaitu kelompok Cullen dan kelompok Volturi , yang bahkan sudah saling berhadapan siap bertempur , kalo dihitung-hitung total jumlah vampir + werewolf yang ada di situ melebihi 100 orang. Bayangkan betapa seru dan riotnya kalo Stephenie Meyer membuat adegan perang adu jotos , seperti pada bagian akhir Harry Potter yang menampilkan perang antara penyihir baik dan jahat. Namun sayangnya Stephenie Meyer cuma menceritakan bahwa mereka hanya terlibat perang psikis , dan cenderung hanya saling balas-balasan perkataan saja. Yang pada akhirnya pihak yang kalah hanya mendapat rasa malu dan mundur dengan tenang.

Stephenie Meyer , the creator of the vampires

Dari cara menceritakannya , kita bakal melihat dari dua sudut pandang. Bagian awal dan akhir kita akan memandang dari sudut pandang Bella , dan yang agak mengejutkan untuk bagian tengah , kita bakal melihat dari sudut pandang Jacob , pada bagian ini Bella yang sedang menderita tidak terlalu banyak sadar. Lalu gue agak bingung mengenai flow buku ini , jadi seperti ada dua klimaks dalam ceritanya. Pertama saat Bella melahirkan dan disuntikan racun valpir oleh Edward. Bagaimana ia berjuang melawan kematian , berusaha bertahan , melawan racun yang akan membunuhnya untuk dikendalikan dan malah menguntungkannya. Kedua tentu saja saat keluarga Volturi datang. Agak anaeh menurut gue , mungkin dua bagian klimaks itu yang bakal jadi pemisah untuk film Breaking Dawn yang katanya akan dibagi menjadi 2 film.

Sangat terasa kalo akhirnya dipaksakan untuk tamat. Ngga tau asal-usulnya tiba-tiba di novel ini muncul banyak sekali vampir yang ngga pernah disinggung di novel-novel sebelumnya. Bahkan setelah bagian klimaks (dimana kelompok Cullen bertemu kelompok Volturi) antiklimaksnya cenderung sedikit dan ngga menjelaskan bagaimana kehidupan mereka setelah melewatinya. Terkesan menggantung yang bener-bener menggantung karena mungkin kehabisan ide, bukan menggantung karena disengaja agar ngebuat pembaca jadi penasaran. Fakta bahwa jenis Jacob bukan merupakan werewolf juga menurut gue adalah hal yang dipaksakan dan perlu dimasukkan untuk mempermudah ending dari konflik yang terjadi di novel ini.

Walaupun begitu, secara keseluruhan saat membaca novel ini dari buku pertama. Twilight merupakan cerita fiksi yang gue nilai bagus dalam ide cerita , inovasinya ketika novel ini keluar pada saat itu belum ada novel dengan jenis serupa , tapi saat novel ini sukes langsung banyak bermunculan novel-novel vampir karbitan dan ngga tanggung-tanggung versi serial filmnya juga ada yang mengopi idenya. Kalo lo gemar mengoleksi novel , Serial Twilight ini menurut gue boleh lo simpen untuk kemudian nanti lo kasih ke anak-anak lo atau anak-anak siapapun di generasi selanjutnya , bersama novel-novel lain semacam Harry Potter dan Lord of The Rings.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s