127 Hours (2011)

Every Second Counts

127 Hours , film yang digembar-gemborkan sebagai film yang bagus dan sarat pesan hidup di dalamnya. Yang sayangnya menurut gue pemutaran film ini secara luas harus menunggu lama, padahal film ini sudah diputar di berbagai festival film dan menuai banyak pujian. Jadinya kerasa timpang bagaimana segelintir orang meneriakkan kalau film ini bagus tapi orang-orang di belahan dunia lain ngga tau lebih cepat apa yang membuat film ini layakdisebut film yang bagus sehingga persebarannya ngga merata.

127 Hours menceritakan seorang pemanjat gunung bernama Aron Ralston yang berencana memanjat Grand Canyon sendirian. Sebenarnya hal itu bukan hal yang aneh bagi Aron karena memang dia sudah sering memanjat gunung seorang diri. Hanya saja kali ini , ia tidak memberi tahu siapa-siapa ketika pergi. Bahkan telepon dari ibu dan adik perempuannya tidak di balas.


Dengan menggunakan mobilnya , ia berangkat malam hari ke area camping di kaki Grand Canyon dan baru pada pagi harinya pergi menggunakan sepeda. Di tengah perjalanan ia bertemu dua orang pemanjat gunung lain yang tersesat , Kristi dan Megan. Aronpun menolong kedua wanita itu dulu , baru ada akhirnya ia kembali menjalankan perjalanan seorang diri.

Ketika menelusuri jalan yang terjal dan sempit. Aron terjatuh dan sialnya tangan kanannya terjepit diantara batu dan dinding yang sempit. Menyadari dirinya dalam kesulitan , Aronpun mulai memikirkan cara agar bisa mengeluarkan tangannya. Dan mulai saat itu dimulailah 127 jam usaha Aron untuk melepaskan tangannya dari jepitan batu yang menindihnya. Berbagai usaha dilakukan Aron dengan keterbatasan yang ada. Semakin banyak waktu yang dilewati , semakin sedikit bekal yang tersisa. Aronpun mulai mengingat kenangan-kenangan masa lalu bersama orang-orang yang menyayanginya. Ditekan rasa panik yang semakin besar , Aron pun mulai merasa setiap detik kehidupan semakin berharga , dan mulai bertanya apakah Kristi dan Megan adalah akan menjadi orang terakhir yang dilihatnya.

Film ini durasinya ngga terlalu lama-lama banget , cuma sekitar satu setengah jam. Dan menurut gue durasi itu pas banget sama materi yang diceritainnya. Cukup pas untuk menghindari kebosanan penonton karena memang ngga banyak dialog atau pergantian setting yang dilakukan di film ini. Karena 90% dari durasi filmnya akan menampilkan James Franco yang bergulat melawan batu besar yang menjepitnya.

Screenplay film ini cukup keren. Bagaimana sudut pandang kamera yang diarahkan dari angle-angle yang di luar kebiasaan membuat film ini jadi menghadirkan suasana baru.Danny Boyle yang juga merupakan sutradara Slumdog Millionaire lagi-lagi menghasilkan film yang berkualitas baik dari segi cerita maupun visualisasinya. Gue sangat suka bagaimana dia membuat opening film ini.

Sungguh saya bersyukur bisa nonton film ini. Dengan keadaan nyaris mati yang dialami oleh Aron Ralston yang diceritakan dalam film ini setidaknya hal itu kembali mengingatkan gue kalo hidup itu bersebalahan sama kematian. Ngga ada yang tau kapan datang  dan ngga ada tawar menawar. Film ini mengajarkan kita untuk menghargai hidup kita dan segala seuatu yang ada di dalamnya yang berhubungan dengan kita. Tuhan , keluarga , orang-orang yang kita sayangi dan menyayangi kita , dengan menonton film ini kita akan mendapat teguran untuk lebih menghargai dan membalas kebaikan mereka. Film yang menurut gue harus ditonton, sebuah film tentang kehidupan dan bagaimana cara menghargainya. Tapi kalau kamu adalah orang yang ngga cukup kuat untuk menghadapi adegan-adegan yang agak jorok dan sadis , gue sarankan lebih baik menonton film yang lain yang memiliki kualitas yang sama (coba liat-liat aja film lain yg di review di blog ini hehe😀 ).

Director : Danny Boyle

Cast : James Franco, Kate Mara, Amber Tamblyn, Sean Bott

Release : 2011

You’ll like if You Like: La Vie En Rose , Slumdog Millionaire

Rate : 8/10

2 thoughts on “127 Hours (2011)

  1. kalo kata aing filmnya mirip the beach (danny boyle juga) cuma beda masalah dan ini lebih jelas penggambaran ceritannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s