The Green Hornet (2011)

Saat ini , mengangkat film yang berasal dari komik sepertinya udah ngga aneh dan juga udah bukan sesuatu yang wow. Ngga seperti dulu misalnya , gue inget ada film di tv yang menceritakan kisah Dragon Ball , walaupun gue ngga tau siapa pemainnya dan terlepas dari ceritanya yang ngawur , gue yang waktu itu masih kecil terkagum-kagum karena ada Son Goku versi manusianya , hal yang paling keren adalah saat Son Goku mengendarai awan kinton dan saat kemunculan naganya. Tapi semakin kesini , munculnya superhero komik yang menjadi ‘manusia’ nampaknya udah bukan hal yang aneh lagi. Kasian aja anak jaman sekarang ngga bisa ngerasain sensasi semacem bagaimana Mary Jane bakal lebih cantik dari sekedar gambar 2 dimensi di komiknya.

The Green Hornet , juga merupakan ‘makhluk’ yang pada awalnya berasal dari sebuah buku komik, dan kalau mau ditelusuri sejarahnya lagi , superhero ini berasal dari sebuah siaran radio.Di film ini , diceritakan seorang anak seorang pemilik perusahaan media cetak “The Daily Sentinel” , yang bernama Britt Reid (Seth Rogen) , yang memiliki kebiasaan berpesta , dan ia juga dikenal sebagai playboy kelas kakap. Kelakuan Britt bereda 180 derajat dengan ayahnya yang selalu berusaha jujur dalam menyampaikan berita kepada para pembacanya. Sampai pada suatu saat , Britt harus menerima kenyataan bahwa ayahnya meninggal ,dan ia menjadi pewaris perusahaan milik ayahnya dan beban meneruskan The Daily Sentinel sebagai media cetak yang terpercaya ada di pundaknya sekarang.

Sejak saat itu , hidup Britt mulai berubah , ditambah dengan kehadiran Kato (Jay Chou) , yang merupakan montir dan pembuat kopi pribadi ayahnya , Britt berusaha menapaki lembaran baru dalam hidupnya. Pada awalnya , karena masih kesal kepada ayahnya yang sering memarahinya atas semua tindakannya , Britt dan juga Kato berbuat tindakan-tindakan yang ceroboh dan kriminal . Tapi seiring berjalannya waktu , mereka sadar bahwa mereka potensi untuk berbuat hal yang lebih baik. Ditambah dengan skill Kato yang bisa membuat peralatan-peralatan canggih untuk gadget dan senjata yang bisa mereka gunakan dalam melawan kejahatan. Akhirnya dengan menamai diri mereka The Green Hornet , mereka mulai membinasakan kejahatan di kotanya.

The Green Hornet menyajikan superhero yang kocak , ngasal , tapi menghibur . Berasal dari dunia yang ‘biasa saja’ dimana ngga ada kekuatan gaib ataupun gigitan laba-laba yang menjadikannya superhero, The Green Hornet tetap bisa menumpas kejahatan berhat sidekick jeniusnya yang bisa membuat alat-alat super canggih yang ngga kalah kerennya sama gadget-gadgetnya Batman.

Melalui film ini , lagi-lagi kita diajarkan untuk ngga ngejudge buku dari covernya , karena seringnya , perlakuan seperti itu salah dan ngga baik. Melalui film ini kita juga bisa melihat walaupun kita ngga punya bakat apa-apa , tapi dengan usaha dan keyakinan yang lebih , kita bisa mendapatkan atau menjadi yang kita mau. Hal itu ditunjukkan Britt di film ini , yang walaupun dia adalah loser maksimum , tapi pada akhirnya dia bisa mebuat sebuah perubahan yang besar.

Britt : Kato , where are you came from ?

Kato : When i was a kid , i live on the street of Shanghai

Britt : Oh i love Japan .

Line up pemain yang ambil bagian di film ini sangatlah menjanjikan. Yang membuat film ini lucu adalah tentu saja karena ada Seth Rogen di dalamnya. Mungkin buat yang udah pernah nonton Pinneaple Express dan Superbad , bisa melihat bagaimana ngocolnya dia saat memerankan karakternya. Debut Jay Chou di Hollywood melalui film ini juga patut diapresiasi , dia ngga kelihatan kaku atau canggung ketika memerankan Kato yang asalnya akan diperankan seniornya Stephen Chow.Lalu ada juga Cameron Diaz yang benar-benar jadi pemanis dalam film ini. Lalu Christoph Waltz , aktor yang pernah memenangkan Oscar melalui perannya sebagai Hans Landa di Inglourious Basterds juga hadir kembali sebagai villain , yang sayangnya perannya kurang selevel dan segereget Hans Landa yang bisa membuat penontonnya jadi ikutan sebel melihatnya. Bahkan James Francopun hadir jugadi film ini walaupun hanya sebagai cameo di awal film yang akhirnya mati dibunuh villain yang diperankan Waltz, what a line up !

Lalu yang membuat film ini lebih lucu lagi adalah dialognya. Ada pada beberapa scene di film ini , yang dialognya walaupun pendek dan cuma slentingan-slentingan doang tapi berhasil membuat seisi studio terbahak-bahak. Dialog yang jayus itu juga diimbangi dari aksi-aksi yang dilakukan Green Hornetnya sendiri , cukup menghibur dan keren aksi-aksinya. Sang sutradara , Michel Gondry berhasil membuat (lagi) karya yang menghibur setelah Be Kind Rewind dan juga film yang cukup menyentuh menurut temen gue , Eternal Sunshine of the Spotless Mind (Recommended Movie).Sekedar saran , sebelum lo terjebak dengan rutinitas tugas dan praktikum , mending lo nonton film ini deh buat nyegerin pikiran lo sebelum pikirannya dikeruhkan oleh hal-hal yang bikin rudet pikiran (lebay hehe) . Seperti kata iklan susu dan kata temen saya , trust me it works !

Director : Michel Gondry

Cast : Seth Rogen, Jay Chou, Cameron Diaz, Christoph Waltz, Tom Wilkinson , James Franco

Release : 2011

You’ll like if You Like: Kick Ass , Spiderman

Rate : 7/10


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s