Crows Zero (2007)

7/10 Pride and Guts

Crows Zero menceritakan salah satu SMA di Jepang yaitu SMA Suzuran yang terkenal akan anak-anaknya yang brandal. Bahkan dalam satu sekolahpun mereka berkelahi untuk mendapatkan kekuasaan dan menunjukkan siapa yang terkuat di sekolah itu. Pada saat tahun ajaran baru , munculah seorang anak Yakuza bernama Genji Takaya yang juga berusaha mencapai puncak kekuasaan di Suzuran , ia berambisi membuktikan kepada ayahnya bahwa ia akan menjadi yang terbaik di sekolah itu. Tetapi hal itu sangat sulit karena Genji tidak memiliki modal apapun , bahkan ia belum memiliki seorang temanpun di sekolah itu.

Akhirnya dengan bantuan seorang yakuza medioker , Genji mulai mencoba mengumpulkan kekuatan dari nol untuk akhirnya menantang sang senior Tamao Serizawa yang saat itu adalah orang paling berkuasa di Suzuran. Karena sifat Genji yang menawan , akhirnya banyak murid-murid Suzuran yang berteman dengannya termasuk senior-seniornya. Lama kelamaan pasukan yang dibangun Genji semakin banyak dan ia siap membuktikan kalo ia bisa jadi yang terbaik di sekolah itu.

Buat yang belum ngerti terbaiknya disini pake tanda petik yah ..

Film ini totally mess , ngga ada hari tanpa berkelahi dan kepala bonyok. Tapi scene perkelahian dalam film ini sangat enak untuk ditonton. Mungkin karena pada saat berkelahi , murid-murid Suzuran ini semuanya memakai tangan kosong jadinya feel of fight nya kerasa banget. Mungkin di satu sisi memang segala sesuatu yang ditampilkan di film ini (perkelahiannya) sama sekali ngga bisa dijadiin panutan , ini juga yang menyebabkan kalo film ini kurang begitu cocok kalo ditonton sama umur 21 kebawah. Tetapi buat yang bisa melihatnya dari sisi lain , film yang diangkat dari salah satu serial manga di Jepang ini menujukkan harga diri , respek , dan mimpi. Ketiga hal tersebut sangat ditekankan oleh sang sutradara dan ditampilkan dengan sangat baik oleh karakter-karakter yang ada di film ini. Dan satu hal lagi yang selalu hampir ada di semua film Jepang bergenre serupa , film ini juga menunjukkan ikatan persahabatan yang sangat erat. Yah mungkin feel ‘persahabatan’ ini mirip-mirip kalo kita nonton anime semacam Bleach , Beck , atau Rainbows.

Setting yang ditampilkanpun menurut gue sangat meyakinkan sekali. Mulai dari sekolah penuh dengan coretan dimana-mana , kelas-kelas dengan kaca yang pecah sampai anak-anak berdandan punk yang bergerombol sesuai gengnya masing-masing. Lalu dari akting para pemerannya saat melakukan perkelahian juga terasa beneran lagi berkelahi. Mungkin para pemerannya udah ditraining dulu buat berkelahi lawan yakuza beneran kali ya.

Hal menarik lainnya dari film yang disutradarai oleh Takashi Miike ini adalah selain oleh adegan-adegan perkelahian brutalnya , di film ini juga digambarkan bagaimana sebuah struktur yang rapih dari sebuah geng dan bagaimana keberjalanan dari geng itu disamping di saat mereka berkelahi. Menurut gue ini adalah hal yang menarik seperti film The Godfather yang menceritakan sisi lain dari sebuah kelompok mafia. Buat para anak muda ataupun buat yang masih ngerasa muda yang semangatnya pernah berapi-api , silakan dicoba deh nonton film ini . Siapa tau api yang udah mati itu bisa nyala lagi . (Author ngga tanggung jawab kalo abis nonton film ini bawaannya pengen muku-mukul orang , terimakasih)

Director : Takashi Miike

Also Known As : Kurozu Zero

Cast : Shun Oguri, Kyosuke Yabe, Meisa Kuroki, Takayuki Yamada

Release : 2007

Duration : 130 Minutes

You’ll Like If You Like : Battle Royale


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s