Madre

Judul : Madre (Kumpulan Cerita)
Penulis : Dee
Penerbit  : Penerbit Bentang
Tahun : 2011
You’ll like if You Like : Filosofi Kopi
Rate : 8/10

Satu lagi karya Dee yang mempesona dan mampu menyihir yang membacanya. Dee (Dewi Lestari) akhirnya mengeluarkan lagi karya barunya berjudul Madre yang merupakan kumpulan cerita pendek yang dibuatnya dalam beberapa tahun terakhir. Walaupun ditulisnya buku ini adalah Kumpulan Cerita , tapi menurut saya lebih cocok kalo bukunya dibilang Kumpulan Cerpen dan Puisi , soalnya di dalamnya ada juga beberapa karya Dee yang menurut saya berbentuk puisi. Tapi mungkin Dee ngga mau mengkotak-kotakan dan menganggap tulisan satu kalimat per paragraf itu sebagai cerita juga.

Hal yang menarik dari cerita-cerita yang ada di buku ini adalah ketika Dee menceritakan orang-orang dengan profesi yang jarang diangkat menjadi sebuah cerita. Dalam Madre , Dee menceritakan seorang anak pantai pengangguran yang mendapat warisan sebuah toko roti dari seorang Cina yang bahkan ia sendiri tidak mengenalnya. Dee menceritakan bagaimana profesi pembuat roti klasik yang masih diolah dengan menggunakan tangan. Detail yang diceritakan oleh Dee sangat lengkap , sehingga sangat terlihat sekali kalo Dee setidaknya harus melakukan riset terlebih dahulu sampai akhirnya bisa membuat cerita tentang seorang pembuat roti dengan menawan.

Dewi "Dee" Lestari

Di cerita yang lain , ia juga bisa menuturkan dengan baik bagaimana sudut pandang orang Australia yang bertemu orang Indonesia yang dianggapnya gila karena berusaha bertemu dengan orang  yang memberinya sepucuk surat ngga jelas. Hal-hal detail dari berbagai sudut pandang yang dimiliki oleh orang-orang yang memiliki profesi yang berbeda inilah yang menurut saya menjadi kekuatan dari buku ini. Ngga semua orang tau bagaimana rasanya membuat roti , pelatih yoga , atau seorang Heartbreaker kan ?

Menurut saya buku ini memiliki level yang sama dengan kumpulan cerita Dee yang lain seperti Filosofi Kopi dan Recto Verso dari segi kualitas dan gaya bahasanya. Berbeda dengan salah satu novelnya Perahu Kertas , di Madre ini , Dee menggunakan diksi yang dewasa dan elegan namun tetap ‘ringan’ dan mudah untuk dimengerti. Jadi ngga perlu takut  ngga akan ngerti karena menganggap karya Dee dianggap sangat berat. Jadi buat penggemar karya-karya Dee dan juga yang masih penasaran , jangan sampai terlewatkan karya terbarunya ini , selamat membaca !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s